- Jelaskan Komponen Sumber daya Informasi pada komputer forensikJawab :Komponen sumber daya informasi pada komputer forensik adalah
- Perangkat keras
- Perangkat Lunak
- Basis data – database
- Data – Informasi
- Brainware
-
jawab :Menurut Scott Grace “ Computer incident response and computer forensics overview :
- Amankan lingkungan
- Shutting down komputer
- Label barang bukti
- Dokumentasikan barang bukti
- Transportasikan barang bukti
- Dokumentasikan rangkaian penyimpanan
- Jelaskan tahapn-tahapan dalam pemprosesan barang buktijawab :
- Shut down komputer, dan perlu dipertimbangkan keruksakan proses yang berjalan dibackground
- Dokumentasikan konfigurasi hardware dari sistem
- Pindahkan sistem komputer ke lokasi yang aman
- Buat backup bit dri hard disk dan floppy
- Uji otentifikasi data dari semua penyimpanan
- Dokumentasikan tanggal dan waktu yang berhubungan dengan file komputer
- Buat daftar key word pencarian
- Evaluasi swap file
- Evaluasi file slack, dari dump memori yang terjadi selama file ditutup
- Evaluasi unallocated space – erased file
- Pencarian keyword pada file, file slack dn unallocated space
- Dokumentasikan nama file (atribut tanggal dan file)
- Identifikasikan anomali file, program dan storage
- Evaluasi fungsionalitas program untuk mengetahui kegunaannya
- Dokumentasikan temuan dan software yang dipergunakan
- Buat copy dari software yang dipergunakan
- Sebutkan proses forensik yang biasa dilakukan oleh seorang investigatorjawab :
- Membuat copies dari keseluruhan log data, files dll yang dianggap perlu pada suatu media yang terpisah.
- Membuat fingerprint dari data secara matematis (contoh hashing algorithm, MD5).
- Membuat fingerprint dari copies secara matematis.
- Membuat suatu hashes masterlist.
- Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
- Sebutkan langkah-langkah metode search and seizure dalam memulai identifikasi forensik sampel evaluasi hipotesa.Jawab :Selain melakukan tahap Search dan Seizure mulai dari identifikasi sampai dengan evaluasi hipotesa, metode ini juga memberikan penekanan dan batas-batas untuk investigator agar hipotesa yang dihasilkan sangat akurat, yaitu :
- Jangan merubah bukti asli
- Jangan mengeksekusi program pada bukti (komputer) terutama Operating Systemnya
- Tidak mengijinkan tersangka untuk berinteraksi dengan bukti (komputer)
- Sesegera mungkin mem-backup bukti yang ada dalam komputer tersangka.
- Jika pada saat diidentifikasi komputer masih menyala, jangan dimatikan sampai seluruh data termasuk temporary selesai dianalisa dan disimpan.
- Rekam seluruh aktifitas investigasi Jika perlu, pindahkan bukti ke tempat penyimpanan yang lebih aman
- hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pencarian informasi untuk memperkuat hipotasajawab :Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pencarian informasi sebagai bukti tambahan untuk memperkuat hipotesa, yaitu :
- Jika melakukan penggalian informasi lebih dalam ke saksi, gunakan wawancara interaktif, sehingga bukti yang ada dapat di cross-check agar keberadaan bukti tersebut diakui oleh tersangka.
- Jika memungkinkan, rekonstruksi dilakukan dengan / tanpa tersangka sehingga apa yang masih belum jelas dapat tergambar dalam rekonstruksi.
- Jelaskan jenis-jenis data volatile dan non-volatile pada sistem Informasijawab :Data non – volatile : File konfigurasi , Logs file , Application file , Data files, Swap files , Dump files, Hibernation files , Temporary files.Data volatile : Slack space , Free space, Network configuration, Network connection, Running process , Open files, Login session , Operating system time.
- Jelaskan Jenis-jenis Aplikasi yang termasud dalam kategori aplkasi forensikjawab :Forensic software tools for Windows , Image and Document Readers ,Data Recovery/Investigation, Password Cracking, Network Investigation, Phone Investigation, PDA Investigation, Lab Tools , Assessments utilities, Foundstone SASS Tools, Intrusion Detection Tools, Scanning Tools, Stress Testing Tools.
- Jelaskan Kegunaan EnCase dan DriveSpy dalam komputer forensikjawab : (temukan sendiri jawabannya pada website resmi EnCase dan DriveSpy)
Yang dibutuhkan
dalam insiden forensik (persiapan) :
- Pengunaan beberapa tool untuk mencegah penyusupan dengan deteksi
- Backup sistem
- Kebijakan password
- Kebijakan keamanan sistem
- Lakukan instalasi patch security
- Pergunakan security – auditing tools P
- elajari sistem lebih lama
- Aktifkan fasilitas logging dan accounting
- Lakukan audit dan pengujian pada sistem secara rutin
Prosedur penanganan
insiden :
- Bagaimana mengamankan dan menjaga barang bukti
- Dimana dan bagaimana mencari barang bukti
- Daftar yang dipersiapkan untuk laporan menyeluruh
- Daftar orang untuk keperluan pelaporan
- Daftar software yang digunakan
- Daftar ahli
Jika ahli forensik
tidak dimiliki atau tidak berada ditempat dan terdapat insiden, yang
harus dilakukan oleh seorang staff :
- Membuat image
- Analisis forensik dilakukan semua dari copy
- Memelihara rincian media dalam proses
Tidak ada komentar:
Posting Komentar