Minggu, 28 Juni 2015

forensik


  1. Jelaskan Komponen Sumber daya Informasi pada komputer forensik
    Jawab :
    Komponen sumber daya informasi pada komputer forensik adalah
    1. Perangkat keras
    2. Perangkat Lunak
    3. Basis data – database
    4. Data – Informasi
    5. Brainware
  2. Apa yang dibutuhkan dalam penanganan suatu insiden forensik
    jawab :
    Menurut Scott Grace “ Computer incident response and computer forensics overview :
    1. Amankan lingkungan
    2. Shutting down komputer
    3. Label barang bukti
    4. Dokumentasikan barang bukti
    5. Transportasikan barang bukti
    6. Dokumentasikan rangkaian penyimpanan
  3. Jelaskan tahapn-tahapan dalam pemprosesan barang bukti
    jawab :
    1. Shut down komputer, dan perlu dipertimbangkan keruksakan proses yang berjalan dibackground
    2. Dokumentasikan konfigurasi hardware dari sistem
    3. Pindahkan sistem komputer ke lokasi yang aman
    4. Buat backup bit dri hard disk dan floppy
    5. Uji otentifikasi data dari semua penyimpanan
    6. Dokumentasikan tanggal dan waktu yang berhubungan dengan file komputer
    7. Buat daftar key word pencarian
    8. Evaluasi swap file
    9. Evaluasi file slack, dari dump memori yang terjadi selama file ditutup
    10. Evaluasi unallocated space – erased file
    11. Pencarian keyword pada file, file slack dn unallocated space
    12. Dokumentasikan nama file (atribut tanggal dan file)
    13. Identifikasikan anomali file, program dan storage
    14. Evaluasi fungsionalitas program untuk mengetahui kegunaannya
    15. Dokumentasikan temuan dan software yang dipergunakan
    16. Buat copy dari software yang dipergunakan
  4. Sebutkan proses forensik yang biasa dilakukan oleh seorang investigator
    jawab :
    1. Membuat copies dari keseluruhan log data, files dll yang dianggap perlu pada suatu media yang terpisah.
    2. Membuat fingerprint dari data secara matematis (contoh hashing algorithm, MD5).
    3. Membuat fingerprint dari copies secara matematis.
    4. Membuat suatu hashes masterlist.
    5. Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.


  1. Sebutkan langkah-langkah metode search and seizure dalam memulai identifikasi forensik sampel evaluasi hipotesa.
    Jawab :
    Selain melakukan tahap Search dan Seizure mulai dari identifikasi sampai dengan evaluasi hipotesa, metode ini juga memberikan penekanan dan batas-batas untuk investigator agar hipotesa yang dihasilkan sangat akurat, yaitu :
    1. Jangan merubah bukti asli
    2. Jangan mengeksekusi program pada bukti (komputer) terutama Operating Systemnya
    3. Tidak mengijinkan tersangka untuk berinteraksi dengan bukti (komputer)
    4. Sesegera mungkin mem-backup bukti yang ada dalam komputer tersangka.
    5. Jika pada saat diidentifikasi komputer masih menyala, jangan dimatikan sampai seluruh data termasuk temporary selesai dianalisa dan disimpan.
    6. Rekam seluruh aktifitas investigasi Jika perlu, pindahkan bukti ke tempat penyimpanan yang lebih aman
  2. hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pencarian informasi untuk memperkuat hipotasa
    jawab :
    Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pencarian informasi sebagai bukti tambahan untuk memperkuat hipotesa, yaitu :
    1. Jika melakukan penggalian informasi lebih dalam ke saksi, gunakan wawancara interaktif, sehingga bukti yang ada dapat di cross-check agar keberadaan bukti tersebut diakui oleh tersangka.
    2. Jika memungkinkan, rekonstruksi dilakukan dengan / tanpa tersangka sehingga apa yang masih belum jelas dapat tergambar dalam rekonstruksi.

  1. Jelaskan jenis-jenis data volatile dan non-volatile pada sistem Informasi
    jawab :
    Data non – volatile : File konfigurasi , Logs file , Application file , Data files, Swap files , Dump files, Hibernation files , Temporary files.
    Data volatile : Slack space , Free space, Network configuration, Network connection, Running process , Open files, Login session , Operating system time.

  2. Jelaskan Jenis-jenis Aplikasi yang termasud dalam kategori aplkasi forensik
    jawab :
     Forensic software tools for Windows , Image and Document Readers ,Data Recovery/Investigation, Password Cracking, Network Investigation, Phone Investigation, PDA Investigation, Lab Tools , Assessments utilities, Foundstone SASS Tools, Intrusion Detection Tools, Scanning Tools, Stress Testing Tools.

  3. Jelaskan Kegunaan EnCase dan DriveSpy dalam komputer forensik
    jawab : (temukan sendiri jawabannya pada website resmi EnCase dan DriveSpy)






Yang dibutuhkan dalam insiden forensik (persiapan) :
  • Pengunaan beberapa tool untuk mencegah penyusupan dengan deteksi
  • Backup sistem
  • Kebijakan password
  • Kebijakan keamanan sistem
  • Lakukan instalasi patch security
  • Pergunakan security – auditing tools P
  • elajari sistem lebih lama
  • Aktifkan fasilitas logging dan accounting
  • Lakukan audit dan pengujian pada sistem secara rutin

Prosedur penanganan insiden :
  • Bagaimana mengamankan dan menjaga barang bukti
  • Dimana dan bagaimana mencari barang bukti
  • Daftar yang dipersiapkan untuk laporan menyeluruh
  • Daftar orang untuk keperluan pelaporan
  • Daftar software yang digunakan
  • Daftar ahli

Jika ahli forensik tidak dimiliki atau tidak berada ditempat dan terdapat insiden, yang harus dilakukan oleh seorang staff :
  • Membuat image
  • Analisis forensik dilakukan semua dari copy
  • Memelihara rincian media dalam proses

Tidak ada komentar:

Posting Komentar